Jumat, 07 Januari 2011

Pendahuluan

·         Teks algoritma yang dimaksud di sini adalah teks pseudocode yang dianggap perlu untuk menjembatani keragaman dan kompleksitas bahasa sehingga dapat dilakukan “abstraksi”
·         Teks ini lebih berorientasi kepada detail design dibandingkan coding (merupakan rancangan secara prosedural yang selanjutnya dengan mudah dapat ditranslasi menjadi salah satu program dalam bahasa tertentu)
Source codenya :

program angkalulus;
uses wincrt;
var
nilai : integer;

begin
writeln('------------------------------');
writeln('         Program Nilai               ');
writeln('------------------------------');
writeln;
write('masukkan nilai anda : ');readln(nilai);
writeln;
write('Keterangan : ');

Pengelompokan bahasa pemrograman:

1.         Tingkat Rendah (Low Level)
Biasanya sulit dipahami karena berhubungan dengan
mesin komputer itu sendiri atau biasa disebut
sebagai bahasa mesin.
Contoh : Bahasa Assembler
2.         Tingkat Tinggi (High Level)
memakai kata-kata dan pernyataan yang mudah
dimengerti manusia, meskipun masih jauh berbeda
dengan bahasa manusia sesungguhnya.
Contoh : Bahasa Pascal, C, C++

Kamis, 06 Januari 2011

Ni source kodenyalangsung copy ke pascal :

program square;
uses wincrt;
var
N ,i,j : integer;
lagi:char;
begin
repeat
clrscr;
writeln('------------------------------');
writeln('   program mencetak huruf O   ');
writeln('------------------------------');

Rabu, 05 Januari 2011

Source codenya :

uses wincrt;
var
   x,y,n:integer;

begin
writeln('------------------------------');
writeln('   Program mencetak huruf K    ');
writeln('------------------------------');
writeln;